( Anak Belajar dari Ia Dibesarkan )
By Dorothy Law Nolte, Ph.D.
If children live with criticism, they learn to condemn.
Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
If children live with hostility, they learn to fight.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
If children live with fear, they learn to be apprehensive.
Jika anak dibesarkan dengan ketakutan, ia belajar gelisah
If children live with pity, they learn to feel sorry for themselves.
Jika anak dibesarkan dengan rasa iba, ia belajar menyesali diri
If children live with ridicule, they learn to feel shy.
Jika anak dibesarkan dengan olokan, dia belajar rendah diri
If children live with jealousy, they learn to feel envy.
Jika anak dibesarkan dengan kecemburuan, dia belajar iri hati
If children live with shame, they learn to feel guilty.
Jika anak dibesarkan dengan hinaan, dia belajar menyesali diri
If children live with encouragement, they learn confidence.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, dia belajar percaya diri
If children live with tolerance, they learn patience.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, dia belajar bersabar
If children live with praise, they learn appreciation.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, dia belajar menghargai
Filed under: Motivation | Tagged: anak, belajar | 1 Comment »


Tidak terasa musim hujan sebentar lagi akan datang. Debit air yang berlimpah ini kadang membuat persoalan masyarakat. Memang pesatnya pembangunan telah mempersempit ruang dan lahan serapan air dan juga memberikan ketidakseimbangan penyerapan dan cadangan air. Air tentu saja berada lebih banyak berada di saluran air, sementara permukaan tanah yang tertutup bangunan atau permukaan keras, seperti aspal, plesteran semen tidak dapat menyerap dengan cepat air hujan dengan baik. Masih lebih baik memang bila ada yang menggunakan pola paving untuk jalan atau halaman. Namun itulah yang terjadi saat ini dan bisa jadi tidak terpikirkan untuk memikirkan issue lingkungan, seperti penurunan permukaan air tanah, kekeringan lahan, bahkan kelangkaan air tanah.
Terdorong rasa ingin tahu dari berbagai metoda diet, maka penelusuran info tentang diet menjadi semakin bersemangat. Berpedoman pada hal pokok untuk tetap sehat, namun praktis. Diet dengan mengurangi makan rasanya malah mengurangi kenikmatan yang telah menjadi kebiasaan. Diet dengan mengkonsumsi makanan program diet terkendala budget yang tinggi. Apalagi ya ? Tapi memang kalo sudah niat kuat, maka tidak lain adalah mendisiplinkan diri. Itu penting sebagai pengendalian diri.
Di Indonesia, kanker serviks atau kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang paling banyak pengidapnya. Faktor yang paling memprihatinkan adalah Indonesia merupakan negara kedua di dunia setelah China, yang memiliki pengidap kanker serviks terbanyak. Padahal kanker serviks ini termasuk jenis kanker yang mudah terdeteksi secara dini dan dapat dicegah atau diobati sebelum berkemang ke stadium yang lebih lanjut.
Secara umum, madu telah dikenal sebagai makanan, baik untuk konsumsi maupun sebagai suplemen kesehatan atau juga kecantikan. Tidak hanya itu, khasiat madu tidak diragukan lagi yang kaya akan vitamin, mineral, bahkan hormone penting bagi tubuh yaitu: gula (glukosa dan fruktosa), beragam mineral (kalsium, potassium, magnesium, sodium klorin, sulfur, besi dan fosfor) dan vitamin-vitamin (B1, D2, B3, B5, B6 dan C). Madu juga mengandung sejumlah kecil dari beberapa macam hormon, tembaga, iodium dan zinc.
Di kesunyian alam ini, memaksa aku untuk mengikuti kesunyian itu, karena didalamnya ada kesukaan besar, kesukaan yang didambakan. Tidaklah rugi mengikutinya, toh aku ikhlas, aku nikmati dan malah dilayani dengan kesyahduan, ketenangan itu, suara tak berwujud, pelayan-pelayan alam.





