Entah mengapa, beberapa hari ini aku mencium aroma Suroboyo. Teringat ada buletin Tjroeng yang diberikan sobatku, Adi Wiratmo, sebulan lalu ke Bandung. Luarbiasa bener dia dengan musik keroncong, sampe Tika -juniornya dia- sudah ketularan Bapaknya.
Kembali ke Suroboyo, ada makanan yang ditulis di buletin Tjroeng, yaitu Semanggi Suroboyo. Ini makanan yang nganeni kalo aku dulu lagi ke Surabaya. Hampir sama dengan Pecel Madiun -makanan khas di rumahku-, tapi ini menu utamanya dengan daun semanggi, tanaman air yang banyak ditemui di sawah-sawah desa. Disajikan dengan piring daun atau pincuk daun pisang, bumbu sambal kacang, ada kecambah (tukulan -jw-), lauknya tempe, kripik rempeyek.Mengambilnya dibutuhkan kesabaran karena harus dipisahkan dengan tanaman air lainnya dan diusahakan dipilih yang bersih. Tapi sekarang tentu agak lebih susah menemukan sawah, sudah berubah jadi kotak-kotak beton rumah.
Kalo semanggi yang diingat pertama adalah bundaran semanggi di Jakarta, ya tidak salah. Bentuknya memang mencerminkan Indonesia banget. Tumbuhnya ditempat yang mengingatkan kita sebagai negara agraris, masyarakat yang bersahaja, menapak pada kedalaman dan keseimbangan dunia hidupnya, daunnya menyapa ke penjuru angin utama, keberadaannya bersama-sama dalam kumpulan keluarga, dirinya bermanfaat karena banyak kandungan serat yang sangat baik untuk mengatasi problema kesehatan pola makan modern saat ini.
Luar biasa, jadi pengin makan… Btw, untuk tombo kangen, ini ada lagu Semanggi Suroboyo.
Semanggi Suroboyo
Cipt. S.Padimin
semanggi suroboyo, lontong balap wonokromo
di makan enak sekali, sayur semanggi krupuk puli
bung.. beli..
harganya sangat murah, sayur semanggi suroboyo
didukung serta dijual, masuk kampung, keluar kampung
bung.. beli…
sedap benar bumbunya dan enak rasanya
kangkung turi cukulan dicampurnya
dan tak lupa tempenya
mari bung, mari beli, sepincuk hanya setali
tentu memuaskan hati
mari beli, sayur semanggi, bung… beli …
( link lagu : http://www.youtube.com/watch?v=xstrRY53xOw )







jadi kangen pengen makan semanggi pak…