Pengelolaan Tanaman Terpadu

Pengelolaan Tanaman Terpadu

 

Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) atau Integrated Corp Management (ICM) adalah upaya untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan dengan memperhatikan sumber daya yang tersedia serta kemauan dan kemampuan petani. Jadi PTT menekankan parsipatori yang menempatkan pengalaman, keinginan, dan kemampuan petani sebagai subjek dalam menyikapi kemajuan teknologi (bahasa gaulnya, petani tidak gaptek gitu loh) dengan memperhatikan keanekaragaman lingkungan pertanaman dan kondisi petani sehingga teknologi menjadi mudah diterima petani. Namun demikian penerapan umum yang harus dilakukan adalah penggunaan benih bermutu dan pemberantasan hama terpadu (PHT).   

Telah disadari dengan baik bahwa telah terjadi pertumbuhan produksi padi yang “biasa-biasa saja” bahkan terjadi “pelandaian” produksi berdasarkan penelitian Reversing Trends of Declining Productivity of Rice (RTDP) oleh IRRI. Namun demikian bisa diupayakan perbaikannya dengan :

  1. pemupukan organic selain penggunaan pupuk anorganik
  2. pengeringan bergilir basis air dari kondisi reduktif menjadi kondisi oksidasif

Selain itu juga dengan PTT ini harus memperhatikan tahap panen dan pasca panen. Pada tahap panen harus diperhatikan waktu panen yang terlalu cepat atau terlambat karena akan berpengaruh pada kualitas. Tahap pasca panen seperti perontokan, pengeringan dan penyimpanan gabah sesuai teknologi sesuai kondisi setempat.

Teknologi opsional lainnya adalah sistem legowo, yang disesuaikan dengan keinginan petani (legowo 2:1, atau 4:1 atau 6:1). Juga penyiangan yang sesuai dengan kebiasaan petani, ada yang dengan tangan, dengan landak atau dengan herbisida.

 

SRI (System of Rice Intensification)

Secara umum SRI tidak sama dengan PTT karena komponen teknologi yang dianjurkan SRI harus berlaku untuk semua lokasi, sementara PTT tidak. Bagaimana perbedaan kedua acuan tersebut ?

SRI :

  1. Pengolahan tanah secara sempurna
  2. Penanaman satu bibit muda dalam satu rumpun; dengan jarak tanam 30x30cm atau lebih
  3. Penggunaan pupuk organic ~ SRI = pertanian organic
  4. Pengaturan pengairan secara terputus atau intermiten
  5. Penyiangan dengan landak
  6. Tanpa menggunakan bahan kimia : pupuk anorganik dan pestisida

Di lokasi yang ketersediaan pupuk organic kurang karena ketiadaan ternak (ayam / kambing / lembu sapi ) yang menghasilkan pupuk kandang. Sementara penggunaan pupuk organic komersiil masih terkendala dengan harga beli. Sementara di sisi lain, di lokasi dengan drainase jelek akibat ketidaktersediaan air yang cukup, petani tidak memungkinkan pengairan terputus dimana ada kekhawatiran dalam hal pembagian air setelah dikeringkan.

Di lain pihak, dengan implementasi SRI ini mendorong kesadaran petani untuk tidak tergantung pada input kimia dan lebih baik lagi berupaya untuk menghargai sumber daya alam dimana air dan penghijauan menjadi masalah bersama saat ini.

 

PTT :

  1. Penggunaan benih bermutu dari varietas unggul yang sesuai dengan lokasi setempat
  2. Penggunaan 1-3 bibit muda dalam satu rumpun
  3. Pemupukan anorganik sesuai dengan ketersediaan hara dalam tanah dan kebutuhan tanaman.
  4. Pengairan berselang (intermitten) bila memungkinkan.
  5. Penanganan panen dan pasca panen dengan tepat
  6. Pengembalian sisa tanaman (jerami) dan pupuk kandang bila dimungkinkan

SRI seyogyanya dilaksanakan di daerah yang ketersediaan material organic (pupuk dan sisa hasil pertanian) yang tinggi dan memiliki segmen pasar beras organic. Sedangkan PTT bisa dilaksanakan dimana saja. Pelaksanaan PTT akan lebih menguntungkan bila diintegrasikan dengan ternak atau SIPT – Sistem Integrasi Padi dan Ternak, akan lebih bermanfaat dalam jangka panjang bila dikaitkan dengan antisipasi kelangkaan dan mahalnya pupuk anorganik.

 

Ayoo kita tingkatkan swasembada pangan nasional….

 

 

2 Responses

  1. Wah info yang menarik. SAngat berguna untuk saya. Terima kasih, ditunggu info yan lain.

    regards.😀

  2. SALAM SUKSES SELALU

    kami adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, perikanan, peternakan, tanaman hias menawarkan pupuk hayati dengan merk “MIG”(Pengembangan dari SMS AGROBOST) untuk bapak, besar harapan kami untuk sekiranya bapak mau bergabung… dan mensejahterakan petani bersama kami

    Profil Perusahaan

    MIG Corp.

    adalah group perusahaan yaitu

    CV. Tani Sukses Sejahtera yang berkedudukan di Bandung dan CV. Sri Putra Bakti yang berkedudukan di Semarang.

    Latar Belakang

    Penggunaan pupuk kimia (anorganik) dalam jangka panjang akan dapat berpengaruh terhadap struktur tanah yang selanjutnya dapat mengurangi kesuburan dan produksi tanaman. Pemupukan anorganik terus menerus akan menyebabkan pengurasan unsur mikro, penurunan produktivitas dan masalah hama penyakit tanaman. Pada kondisi kejenuhan pupuk kimia dan ditambah aplikasi pemakaian pestisida yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan jasad renik , antara lain menekan perkembangan mikroba yang berguna. Permintaan produk-produk pertanian yang aman dikonsumsi semakin meningkat dari tahun ke tahun sejalan dengan meningkatnya pendapatan serta pengetahuan masyarakat akan pentingnya nilai gizi nabati. Oleh karena itu salah satu peneliti utama negara kita tercinta Dr. Lukman Gunarto telah melakukan research yang lama untuk menemukan kombinasi mikroba-mikroba ( AGPI Teknologi ) yang efektif dan berguna mengembalikan kesuburan tanah di Indonesia. Dengan teknologi AGPI generasi ke empat (4G) ini yang dikombinasi dengan teknologi produksi MiG Corp. beliau berharap pupuk hayati produk MiG corp akan semakin effektif dan efisien penggunaan pupuk anorganik yang digunakan (mengurangi beban subsidi pupuk kimia) serta mendapatkan hasil yang optimal dan sehat dikonsumsi. Dan beliau juga berharap dengan harga produk yang wajar, petani dapat meningkat kesejahteraannya seiring meningkatnya permintaan produk-produk pertanian secara global, yang lebih penting lagi produk kami ini dapat turut serta mendukung program pemerintah saat ini yaitu Ketahanan Pangan Nasional

    Visi MIG Corp

    Melalui produk-produk MiG Corp, kami berharap pertanian, perikanan dan peternakan di negara Indonesia tercinta menjadi lebih produktif, efisien dan hasil produknya sehat dikonsumsi.

    Dengan teknologi produksi yang kami kembangkan ini masyarakat petani, petambak dan peternak mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya.

    Misi MiG Corp.

    * Dengan diserapnya produk-produk kami di masyarakat pertanian, pertambakan dan peternakan akan menjadikan negara Indonesia tercinta menjadi negara agraris terkemuka di Dunia.
    * Dengan harga yang wajar, sarana produksi menjadi lebih efisien.
    * Optimalnya hasil produksi, akan meningkatkan pendapatan.
    * Hasil produksi yang sehat dan aman dikonsumsi masyarakat.
    * Turut serta mensukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional.

    Salam kami,MIG Corp JATIM

    M.syahid 031-3959773 / 087852053777

    ym:migroplus@yahoo.com

    GTalk:msyahid@gmail.com

    http://www.migrow.com

Comments are closed.

%d bloggers like this: