Cumi-Cumi, Sehatkah untuk Dikonsumsi ?

cumi-cumi

Anda semua tentu kenal dengan hasil laut ini. Bentuknya lunak, tidak berduri, rasanya gurih, kaya gizi. Ya, cumi-cumi namanya. Beberapa daerah ada yang menyebutnya dengan enus, nus, sotong, atau sontong bunga. Cumi-cumi merupakan salah satu hewan laut dari keluarga Loliginidae, kelas Cephalopoda. Dalam bahasa Latin, cumi-cumi dikenal dengan sebutan Loligo spp, sedangkan dalam bahasa Inggris : squid. Kalo anak-anak kenal dengan si Squid, temannya Sponggebob di kartun tv tiap pagi .. hee.. hee…

Sementara dalam kuliner, cumi-cumi sering dijadikan menu utama resto atau warung seafood atau chinesefood. Terkait menu makanan, dalam cumi-cumi ini sungguh luar biasa dimana kandungan gizinya 17,9g /100g cumi segar dan juga kaya akan asam amino esensial yang sangat diperlukan oleh tubuh.  

Asam amino esensial yang dominan adalah leusin, lisin, dan fenilalanin. Sementara kadar asam amino nonesensial yang dominan adalah asam glutamat dan asam aspartat. Kedua asam amino tersebut berkontribusi besar terhadap timbulnya rasa sedap dan gurih. Itu sebabnya, secara alami cumi telah memiliki cita-rasa gurih, sehingga dalam pengolahannya tak perlu ditambahkan penyedap (seperti monosodium glutamat = MSG). Jadi pesen aja ke koki masakan cumi untuk tidak perlu menambah vitsin…

Mineral penting pada cumi-cumi adalah natrium, kalium, fosfor, kalsium, magnesium, dan selenium. Fosfor dan kalsium berguna untuk pertumbuhan kerangka tulang, sehingga penting untuk pertumbuhan anak-anak dan mencegah osteoporosis di masa tua. Selain kaya akan protein, cumi-cumi juga merupakan sumber vitamin yang baik, seperti vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B12, niasin, asam folat, serta vitamin larut lemak (A, D, E, K).

 

Waspada Kolesterol

Kadar lemak pada daging cumi relatif rendah, yaitu 7,5g /100 g bahan, masing-masing terdiri 1,9 g asam lemak jenuh; 2,7 g asam lemak tidak jenuh tunggal; serta 2,1 g asam lemak tidak jenuh ganda. Termasuk ke dalam asam lemak tidak jenuh ganda adalah omega 3 yang dapat menurunkan kandungan kolesterol dalam darah.

Walaupun demikian, konsumsi cumi-cumi berlebih harus dihindari karena kadar kolesterolnya lumayan tinggi, yaitu mencapai 260 mg/100 g bahan. Di dalam kelompok ikan laut, kadar kolesterol pada cumi, udang, lobster, dan kepiting, memang tergolong tinggi. Namun, kadar kolesterol pada produk perikanan tersebut masih relatif lebih rendah dibandingkan dengan kuning telur, hati, jeroan, serta otak ternak.

 

Kajian tentang Kolesterol

Bagaimanapun kolesterol dalam jumlah wajar sangat dibutuhkan oleh tubuh kita, baik untuk pertumbuhan sel (termasuk sel-sel otak) serta sintesis hormon seks dan vitamin D. 

Pada manusia, kolesterol dapat disintesis sendiri di dalam tubuh, yaitu di bagian hati, korteks, adrenal, kulit, usus, testis, lambung, otot, jaringan adiposa, dan otak. Sekitar 17 persen dari berat kering otak terdiri atas kolesterol. Tanpa kolesterol, struktur otak tidak mungkin terbentuk dengan sempurna. 

Menurut panduan yang  dikeluarkan oleh National Heart, Lung and Blood Institute (NHLBI), kadar kolesterol total yang baik bagi tubuh manusia berada di bawah 200 mg/dl, HDL lebih dari 35 mg/dl, LDL kurang dari 130 mg/dl, dan trigliserida kurang dari 250 mg/dl. Kadar kolesterol di atas 200 mg/dl dapat menimbulkan ancaman berbagai penyakit, seperti aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah), stroke, dan penyakit jantung koroner.

Jadi Anda tidak perlu khawatir dahulu bila mengetahui bahwa mengkonsumsi kolesterol tidak lebih dari 300mg/hari adalah sangat diperlukan oleh tubuh.  Angka ini tidak hanya yang berasal dari konsumsi cumi-cumi, tapi juga bahan makanan lainnya.

10 bahan makanan yang banyak mengandung kolesterol :

Nama bahan makanan

Kandungan kolesterol per 100 gram bahan (mg)

Nama bahan makanan

Kandungan kolesterol per 100 gram bahan (mg)

Otak

2000

keju

100

Telur

550

Susu full cream

85

Hati

300

Daging sapi

70

Mentega

250

Daging kambing

70

Udang

125

Daging ayam

60

Artinya bila Anda menghindari mengkonsumsi cumi-cumi malah akan kehilangan zat gizi yang khasiatnya banyak sekali bagi kesehatan tubuh. (@jdn)

 

Referensi :

  • Kompas.com
  • Prof. DR.Made Astawan, Dosen Departemen Teknologi Pangan Dan Gizi IPB

4 Responses

  1. Selamat Sore,

    Boleh nanya ni,..Kalau saya makan Daging Kambing 100gr sama udang 100gr,……atau porsinya sama,…kenapa saya lebih pusing makan daging kambing.
    Apakah hubungannya dengan Kolesterol?

    terimakasik

    Tauvik

    Semangat Pagi, Pak Taufik
    Kalo urusan makan kok sama ya..😉
    hubungannya: keduanya sama-sama kolesterol tinggi.😎
    saya kira yang membedakannya mungkin olahan masakannya : bumbu-bumbu, cara dimasaknya.

  2. s’lamat sore sya NISA, saya penggemar cumi

    Selamat pesta makan cumi, tetap jaga kesehatan….

  3. kenapa setiap saya makan telur,product seafood kepala terasa pusing???/

  4. Pagii,
    cumi itu kandungan lemaknya banyak nggak sih.
    Apakah nggak apa-apa buat orang diet?

    lemaknya sedikit, tapi proteinnya cukup tinggi. oke-oke aja sih..

Comments are closed.

%d bloggers like this: